Senin, 26 Mei 2014

Persembahkan karya terbaikmu sahabat..

" Sesungguhnya Aku ciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kamu siapakah yang terbaik karyanya"....Al quran
hidup
Tidak cukupkah kalimat suci diatas menjadi motivasi kita untuk memaksimalkan potensi kita agar lahir karya karya terbaik, amal amal terbaik...pencapaian pencapaian terbaik...rencana rencana besar yang hendak diwujudkan...terlalu singkat jika ini kita jejaki tanpa adanya semangat dan spirit untuk menghasilkan yang terbaik...bukankah Tuhan telah ..memberikan kepada potensi potensi terbaik yang ia ciptakan pada diri manusia....Ruh suci yang diberikan dengan sifat sifat Tuhan terbaik..akal dan otak dengan milyaran sel memory yang terkoneksi dengan aktivitas tubuh yang mempu mengendalikan sistem organ tubuh manusia meskipun dalam keadaan tertidur, fisologi sistem tubuh kita, saraf kita, peredaran darah,pencernaan makanan, sitem metabolisme tubuh serta semua sistem sistem canggih yang telah Tuhan ciptakan untuk manusai...namun...Sungguh sangat sedikit hamba-Ku yang bersyukur..demikian Tuhan berfirman...Maka nikmat Tuhan yang manakah lagi yang hendak engkau dustakan....Mari  mari..kita berikan karya terbaik kita dengan menoptimalkan semua daya dan kekuatan yang tuhan titipkan pada kita...cahyo semangat...

Rabu, 07 Mei 2014


Kemari
Mari Kemari, Datang… Datanglah
Mari kemari datanglah siapapun dirimu.
Pengelana, Peragu, dan Pecinta mari..kemari datanglah
Tak penting kau percaya atau tidak..
Mari, kemari … datanglah
Kami bukanlah caravan yang patah hati …
atau pintu-pintu dari keputus asa-an,
Mari kemari datanglah…
Meski kau telah jatuh ribuan kali,
Meski kau telah patahkan ribuan janji,
Mari kemari…datang. .. datanglah sekali lagi…
(Mawlana Jalaludin Rumi )


Puisi Rumi diatas seakan kembali mengingatkanku untuk kembali menuju "rumah" dimana selama ini telah aku tinggalkan. Aku berkelana tak tentu arah berkeliling jauh menemui berbagai cakrawala. Kadang aku berhenti sebentar dibelantara hutan dengan berbagai binatang dan penghuni hutan lainnya, kadang sejenak aku berjalan digurun pasir bertemu dengan para pengelana dan musafir..kadang aku terbang membumbung di angkasa membelah langit bersama bintang dan rembulan, kadang aku berselancar di samudera lautan tak bertepi menikmati ombak yang menghempas diriku ke pulau yang begitu indah, kadang pula aku tembus bumi sampai  dilorong lorong  terdalamnya dimana kusaksikan gelegak lahar panas sang bumi nun jauh disana didasarnya yang  terdalam......namun   ternyata semua itu sama sekali tak menghilangkan dahagaku...aku masih tetap haus dan lapar...hatiku senantiasa tak puas ...terus kucari dan kucari...sampai akhirnya aku sampai di sebuah lautan teduh...disana aku bertemu dengan seorang yang sangat mirip denganku ia berbincang seolah sangat faham dengan permasalahanku....

"Wahai kisanak aku lihat engkau begitu lelah dan letih ...istirahatlah sejenak disini"...begitulah dia memulai pembicaraannya denganku.." iya, aku memang begitu letih, tapi darimana engkau tahu keadaanku?siapakah engkau sebenarnya? tanyaku heran...dengan senyum manis dan ramah ia menjawab.."aku adalah dirimu..dan dirimu adalah aku"...telah kulihat engkau begitu tertatih mencari kesejatian makna hidup disemua penjuru..kau arungi lautan, kau belah cakrawala, dan kau selami dasar samudera..namun kulihat engkau masih belum menemukannya...Ia berkata seraya menatap tajam seakan bisa membaca batin dan jiwaku.."Iya" jawabku memang aku telah berkelana menemukan makna kesejatian hidup dan makna kebahagiaan kesemua tempat yang bisa aku datangi, namun tetap saja tak kutemukan disana...."hm....." "begini , sejauh apapun kau tempuh perjalanan makna kebahagiaan dan kesejatian hidup maka tak akan kau temukan dimanapun...tidak di dasar samudera, tidak juga didasar bumi ataupun cakrawala langit....kau telah mencari terlalu jauh...padahal sebenarnya hal yang kaucari itu tak jauh dari dirimu...mutiara itu terpendam dalam dirimu sendiri... menyelamlah lebih dalam...maka niscaya kau akan temukan mutiara yang selama ini kau cari...darimana kau berasal, kemana kau akan kembali, dan apa peran fungsimu dalam kehidupan, niscaya akan kau temukan dalam dirimu sendiri..."

:Jika kau ingin mengenal siapa Tuhanmu kenali dulu siapa dirimu? karena Tuhan dengan segala kasih sayang dan cinta-Nya telah menjadikan manusia sebagai penampakkan (tajalli) diri-Nya  dalam realitas semesta . Dia telah ciptakan manusia sebagai mikrokosmos dimana alam semesta (makrokosmos) ada dalam dirimu. Engkau mampu menaiki busur perjalanan naik sampai ke alam tertingi dan jiwamu bahkan akan lebih mulia daripada para malaikat..namun jangan lupa engkaupun jika tak waspada akan dapat terjatuh ke lembah jurang kehinaan dan kemuliaan dan derajatmu  lebih hina dari hewan...camkan itu wahai pengelana....demikian lelaki itu berujar....

"Istirahatkan sejenak jiwamu yang lelah ini...nanti akan kuajarkan padamu nasihat dan pelajaran kesejatian,,,..."

Selasa, 22 April 2014

memulai kembali ...

telah lama rasanya aku tak bersua dengan blog ini.. rindu rasanya menuliskan kembali segala asa dan rasa yang dialami, duka senang sedih dan bahagia ketika tertuliskan menjadi lebih bermakna daripada hanya sekedar dipendam..aku mulai bersemangat kembali menulis ketika kutemukan blog mbah kanyut alias triwibisono seorang editor penerbit kakilangit yang dengan apiknya ia mengisi blognya dengan isi yang bernas dan tertata. 

Menulis adalah sebuah latihan yang tak ada habisnya . diperlukan niat yang kuat serta kekuatan kesabaran yang unlimitted untuk menjadi  seorang penulis hebat.ah.   tapi bukan itu yang kumau...aku hanya ingin menuliskan segala uneg unegku dalam ruang kosong yang bebas....Hidup adalah sebuah pilihan...jika kau tidak memilih maka pilihan yang lain yang akan memilihmu...

Tesisku tak kunjung juga aku kerjakan...Perpfektif Mulla Shadra melihat pandangan Erich Fromm tentang Filsafat Cinta...aku hendak membankitkan dulu semangat dan mengasah kembali kemampuan menulisku...


Minggu, 02 Februari 2014

sudah lama tak bersua didalam oase ini..lama sudah rasanya tak menuliskan lagi celoteh celoteh sang jiwa maupun gumam sang nurani....dikarenakan link u masuk ke gmaiku sempat error sampsai saatnya aku bisa masuk lagi...bahagia rasanya menemukan kembali my voice of soulku yang tlah lama hilang.. Bulan ini jika tak ada halangan adalah jadwal seminar proposal tesisku di ICAS PARAMADINA dengan judul FILSAFAT CINTA DALAM PANDANGAN ERICH FROMM DAN MULLA SHADRA:STUDI KOMPARATIF....HM..memanig agak romantis melankolis seornampaknya...namun justru dibaling tok judulnya tersebut aku sangat tertarik mendalami filosofi cinta menurut kedua tokoh tersebut. Erich Fromm seorang tokoh mazhab Frankfrut yang memiliki pandangan menarik tentang filosofi cinta. Menurutnya cinta lahir sebagai modus keberadaan manusia di dunia ini. Tanpa adanya cinta maka kehidupan pun takkan pernah ada.Ia pun memiliki pandangan bahwa Cinta adalah sesuatu yang aktif bukan pasif.Cinta harus diupayayakan bukan a. Terma jatuh cinta "falling in love" sebenarnaya kurang tepat untuk menggambarkanka tentang cinta yang sebenarnya, ia mengesankan cinta yang pasif dan bukan kyang diupayakan.is Dalam bagian lain Fromm menyatakan bahwa cinta memiliki elemen elemen dasar yang tak dapat dipisahkan satu sama lainnya.Care, Responsibities,Respect, dan Knowledge. Sedangkan Mulla Shadra seorang filsuf besar Persia memiliki pandangan menarik tentang cinta. Ia menyatakanh bahwa cinta (ishq) alDan cinta adalah intuisi intelektual yang menjadikan realitas menjadi subsisten (hidup dan mandiri). Cintapun merupakan energi yang mendorong manusia untuk mencapai pendakian jiwa menuju kesempurnaan melalui perjalanan sang jiwa (spiritual journey) menuju Sang Maha Sempurna dan Maha Indah, Tuhan.Cinta dapat mencuci bersih segala karat karat egoisme manusia. Demikian sekelumit catatanku..moga bermanfaat Salam Cinta Selalu kepada para sahabat...

Senin, 27 Agustus 2012

Doa Kumail

Doa Kumail


Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu, dengan rahmat-Mu yang meliputi
segala sesuatu
dengan kekuasaan-Mu yang dengannya Engkau taklukkan segala sesuatu
dan karenanya merunduk segala sesuatu dan karenanya merendahkan segala
sesuatu
dengan kemuliaan-Mu yang mengalahkan segala sesuatu
dengan kekuatan-Mu yang tak tertahankan oleh segala sesuatu
dengan kebesaran-Mu yang memenuhi segala sesuatu
dengan kekuasaan-Mu yang mengatasi segala sesuatu
dengan wajah-Mu yang kekal setelah punah segala sesuatu
dengan asma-Mu yang memenuhi tonggak segala sesutu
dengan ilmu-Mu yang mencakup segala sesuatu
dengan cahaya wajah-Mu yang menyinari segala sesuatu

Wahai Nur, wahai Yang Mahasuci!

Wahai Yang Awal dari segala yang awal!
Wahai Yang Akhir segala yang akhir!

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang menuruntuhkan penjagaan.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang mendatangkan bencana.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang merusak karunia
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang menahan doa
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang menurunkan bala'
Ya Allah, ampunilah segala dosa yang telah kulakukan
dan segala kesalahan yang telah kukerjakan

Ya Allah, aku datang menghampiri-Mu dengan zikir-Mu,
aku memohon pertolongan-Mu dengan diri-Mu,
aku bermohom pada-Mu dengan kemurahan-Mu,
dekatkan daku keharibaan-Mu,
sempatkan daku untuk bersyukur pada-Mu,
bimbinglah daku untuk selalu mengingat-Mu.
Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan permohonan hamba yang rendah,
hina dan ketakutan,
maafkan daku, sayangi daku,
dan jadikan daku ridha dan senang pada pemberian-Mu.
dan dalam segala keadaan tunduk kepada-Mu

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu
dengan permohonan orang yang berat keperluannya
yang ketika kesulitan menyampaikan hajatnya pada-Mu
yang besar kedambaannya untuk meraih
apa yang ada di sisi-Mu

Ya Allah, mahabesar kekuasaan-Mu,
mahatinggi kedudukan-Mu,
selalu tersembunyi rencana-Mu, selalu tampak kuasa-Mu
selalu tegak kekuatan-Mu, selalu berlaku kodrat-Mu
tak mungkin lari dari pemerintahan-Mu

Ya Allah, tidak kudapatkan pengampunan bagi dosaku,
tiada penutup bagi kejelekanku,
tiada yang dapat menggantikan
amalku yang jelek dengan kebaikan,
melainkan Engkau, Tiada Tuhan kecuali Engkau
Mahasuci Engkau dengan segala puji-Mu

Telah aku aniaya diriku
telah berani aku melanggar, karena kebodohan,
tetapi aku tenteram,karena bersandar pada sebutan-Mu dan karunia-Mu padaku
Ya Allah, Pelindungku,
betapa banyak kejelekan telah Kaututupi,
betapa banyak malapetaka telah Kauatasi,
betapa banyak rintangan telah Kausingkirkan,
betapa banyak bencana telah Kautolakkan,
betapa banyak pujian baik yang tak layak bagiku telah Kausebarkan.

Ya Allah, besar sudah bencanaku,
berlebihan sudah kejelekan keadaanku,
rendah benar amal-amalku, berat benar belenggu (kemalasanku).
Angan-angan panjang telah menahan manfaat dari diriku,
dunia dengan tipuannya telah memperdayaku,
dan diriku (telah terpedaya) karena ulahnya, dan karena kelalainku.

Wahai Junjunganku,
aku bermohon pada-Mu dengan segala kekuasaan-Mu,
jangan Kaututup doaku karena kejelekan amal dan perangaiku

Senin, 10 Oktober 2011

malaikat kecilku ...

Jihan...Malaikat kecilku

26 September 2011..
Langit Jakarta kurasakan begitu menghimpit
menemani perjuangan sejati
istriku menahan gejolak
sang penghuni baru..

Namun, akhirnya dunia tersenyum
menyambut malaikat kecilku
Nenden "Jihan" Fauziyah

Jihan kecilku..
kau disambut dengan suka cita semua
dalam belaian cinta bunda
dan dekapan kasih ayah..

Jihan
jadilah kau permata hati kami
kebanggaan ayah, bunda dan semua
jadilah kau matahari peradaban
yang selalu menyinari dan menghangatkan...kehidupan



salam sayang dan cinta

Ayah dan Bunda

Rabu, 06 Oktober 2010

kembali aku mengeja..

Sahabat.....kusapa engkau kembali dalam ruang jeda ini..rindu kumenyapamu bersua di ru mah batin dan alam fikirku,...sahabat ,kali ini aku belajar mengeja...bagai anak kecil yang mulai belajar membaca dan mengeja a,b,c..atau alif, ba, ta....kini kumulai mengeja kembali semuanya.., kueja cakrawala semesta melalui harmoni kosmos dan kosmisnya...kueja timur dan barat melalui mercusuar mercusuar alam pemikirannya...kueja juga ruang ruang terdalam rahasia zahir dan batinku... Ketika huruf menyatu jadilah kata,kata bersenggama jadilah kalimat dan kalimat berpadu jadilah puisi dan narasi yang mencerahkan,begitupun ketika kueja serpihan serpihan pemikiran, kutemukan hikmah dan rahasia disana...... Kutemukan kearifan timur dan kearifan barat..kujahit dengan rapi benang benang merah masyriq dan magrib, kususun perlahan mozaik mozaik persia dan eropa , namun ketika kueja sang cahaya ...silaulah pandanganku..bagai musa yang jatuh pingsan ketika dibuka tabir sang cahaya di bukit thursina...dengan apa harus kueja sang cahaya?...bukan dengan kesombongan intelektual ataupun kepongahan sains dan egoisme...aku harus mulai mengejanya dengan rendah hati dan perlahan...agar a,b,c..tabir dan hijab diri ini mulai terkuak...dan agar cahaya batinku memancar dan menghangatkan, bagai pancaran sinar mentari di pagi hari....